Bagaimana berinvestasi reksa dana dengan aman? Berikut tips-tips untuk investor pemula yang diberikan oleh Senior Financial Planner Akbar’s Financial Check-Up, Lisa Soemarto seperti yang dikatakannya dalam acara peluncuran bukunya “Meraih masa depan dengan Reksa Dana”.
Konsultasikan dulu dengan Financial Planner (Perencana Keuangan). Ada plus minusnya kalau kita langsung ke agen penjual reksa dana, karena tentunya yang dijual adalah terbatas. Memang baiknya konsultasi dengan financial planner karena profesi ini adalah independen. Jadi bisa langsung direkomendasikan produknya, terus kemudian kita akan lebih percaya diri berinvestasi.
Tentukan jenis reksa dana berdasarkan tujuan keuangan. Menetapkan kegunaan dana yang di investasikan pada Reksa Dana. Apakah dana tersebut untuk keperluan pembelian aset, untuk dana pendidikan anak, untuk dana pensiun atau untuk suatu keperluan lain dimasa yang akan datang.
Tetapkan kebutuhan investasi berdasarkan jangka waktu. Menetapkan jangka waktu kapan dana tersebut akan digunakan. Dengan demikian investor dapat menetapkan jenis Reksa Dana yang akan dibeli sesuai dengan jangka waktunya. Tidak semua Reksa Dana sesuai dengan tujuan-tujuan investasi.
Kenali profil risiko. Jenis Reksa Dana yang diambil juga disesuaikan dengan profil risiko investor. Hal ini akan menentukan alokasi besarnya masinh-masing jenis Reksa Dana yang harus dibeli yang disesuaikan antara profil risiko investor dan profil risiko jenis Reksa Dana
Pilih Manajer Investasi. Latar belakang Manajer Investasi dapat dibaca dalam prospekstus Reksa Dana. Pilihlah Manajer Investasi yang sudah mempunyai pengalaman dalam mengelola beberapa Reksa Dana.




