Jika Anda ingin mendiskusikan soal uang dengan harmonis, maka pahamilah apa yang diinginkan oleh pasangan Anda. Dengan semakin sering Anda berdiskusi dan saling memahami perspektif masing-masing, maka Anda juga akan saling menghormati. Pada akhirnya hubungan Anda juga berjalan lebih baik dan menunjang keuangan Anda ke arah yang diinginkan.
Setiap pasangan tidak perlu memiliki kebiasaan yang sama, tetapi menerima perbedaan paham dan pendekatan akan uang, serta bagaimana pasangan tersebut bekerjasama untuk mengelolanya. Untuk menciptakan sebuah anggaran, Anda harus saling mengakomodasi kebutuhan satu dan lainnya, walaupun salah satu memiliki kebiasaan boros dan yang satu lagi lebih berhemat.
Misalnya, ajaklah pasangan untuk membiasakan diri menabung 10%-25% dari penghasilannya agar tersedia dana yang dibutuhkan. Buatlah komitmen untuk membatasi jumlah pengeluaran sesuai dengan apa yang di”butuhkan” bukan yang di”inginkan”. Misalnya, setiap ada pengeluaran Rp. 200.000,- pasangan harus menghubungi Anda atau sebaliknya.
5 Tips Harmonis untuk Diskusi Keuangan dengan Pasangan Anda
- Tentukan waktu yang reguler di mana Anda dapat mendiskusikan uang, dalam suasana rileks, bebas dari beban pikiran atau masalah-masalah lain.
- Mulailah pembicaraan Anda dengan ekspresi yang penuh apresiasi terhadap pasangan Anda, baik tentang keuangan maupun hal lainnya.
- Gunakan gaya bahasa yang tidak menyakiti pasangan Anda, seperti “Saya merasa takut kalau tabungan kita tidak mencukupi untuk masa pensiun.” Jangan katakan, “Saya rasa kamu punya masalah dalam mengatur pengeluaran.”
- Jangan saling interupsi saat pasangan sedang berbicara. Ulangi apa yang dikatakannya dan tunjukkan bahwa Anda memahami perasaannya.
- Rayakan keberhasilan Anda, saat mengalami kemajuan tanpa harus mengganggu tujuan keuangan Anda, seperti pergi bersepeda berdua atau jadikan hari itu hari khusus bagi Anda berdua.




