Pentingnya Memanaskan Mesin Kendaraan

Pentingnya Memanaskan Mesin MobilSebelum kita melakukan kegiatan olah raga, kita dianjurkan untuk melakukan pemanasan dan stretching agar terhindar dari cedera. Analogi yang sama juga terjadi pada mesin mobil kita. Untuk menghindari terjadinya cedera pada mesin mobil kita, pemanasan mesin sebelum kita menjalankan kendaraan apabila mobil diparkir lebih dari 2 jam atau mesin dengan dingin adalah mutlak. Mengapa begitu?

Di dalam mesin banyak sekali komponen yang bergerak. Sebagian besar dari gerakan tersebut terjadi pergesekan antar komponen, yang selain menyebabkan panas tentu saja akan menyebabkan keausan permukaan komponen. Untuk mencegah hal yang tadi disebutkan, mesin membutuhkan minyak pelumas atau sering disebut dengan oli mesin. Ketika mesin dalam kondisi dingin, oli mesin berkumpul di bak oli, atau sering disebut dengan karter oli, sementara diantara komponen yang bergerak seperti piston, noken as, kruk as dan lainnya, sisa oli mesin yang ada tidak cukup banyak untuk melakukan pelumasan ketika mesin bekerja. Disinilah mengapa pemanasan mesin dilakukan.

Ketika mesin baru saja dinyalakan, pada saat itulah pompa oli, yang bertugas mendistribusikan oli ke seluruh bagian internal mesin, mulai bekerja. Dan ketika baru saja dihidupkan, oli tentu saja membutuhkan waktu untuk melumasi setiap komponen mesin, hingga ke sudut-sudut terpencil, sehingga bila pada keadaan ini mesin dipaksa untuk bekerja dengan putaran yang lebih tinggi dari stasionernya (kurang lebih 700 RPM pada mesin bensin dan 500 RPM pada mesin diesel) secara lambat laun akan mengalami gesekan antar komponennya, dalam jangka panjang tentunya mesin akan mengalami keausan.

Jadi, dengan meluangkan waktu hanya 1-2 menit saja setiap harinya  kita dapat memperpanjang umur pakai dari mesin mobil kita.

4 comments for “Pentingnya Memanaskan Mesin Kendaraan

  1. 06/11/2010 at 23:06

    Dalam jangka panjang mesin akan mengalami keausan, ring piston akan berumur lebih pendek, apabila rusak, mesin akan bersuara kasar, bergetar dan mengeluarkan asap putih lewat knalpot. Asap putih tersebut diakibatkan karena oli yang bertugas melumasi bagian piston yang seharusnya ditahan oleh ring piston tersebut masuk ke ruang bakar, bercampur dengan campuran udara dan bahan bakar. Apabila dibiarkan lama kelamaan oli akan habis sebelum jadwal waktu penggantian oli berkala, dan mesin tidak terlumasi dengan baik. Hal ini bisa menyebabkan piston macet dan mesin harus di-overhaul atau turun mesin yang tentunya akan memakan biaya yang tidak sedikit.

    Semoga bisa membantu

  2. 06/11/2010 at 13:10

    Dear mbak Luna, pemanasan mesin juga harus dilakukan pada kendaraan bermesin injeksi, karena seperti yang sudah dibahas diatas, pemanasan mesin ibarat stretching kalau kita mau berolahraga. Namun biasanya waktu yang dibutuhkan untuk pemanasan mobil injeksi lebih pendek dari mobil berkarburator. Untuk mobil injeksi, sebelum menstart mesin (bila mobil diparkir lebih dari 3 jam), injak pedal gas 2 atau 3 kali, baru setelah itu mulai start mesin, ketika mesin hidup, putaran mesin akan naik secara otomatis, lalu setelah 1-2 menit putaran mesin akan turun dengan sendirinya, nah saat itulah mobil sudah siap untuk dijalankan. Semoga dapat membantu.

    • marimar
      06/11/2010 at 16:06

      Wah sy biasanya langsung start langsung jalan tuh mobilnya… kira2 apa yang jadi rusak ya klo tidak manasin mesin dulu seperti itu?

  3. Luna
    06/11/2010 at 12:03

    om Tekoy, kalau mesin mobilnya udah yang injection, tetap harus dipanaskan dulu yach?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *